Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seusai mengantarkan bapaslon Masan-Noor Yasin, ke KPU Kudus Senin (8/1/2018), Musthofa mengaku akan tetap tegak lurus terhadap instruksi partainya. Meskipun demikian, ia mengaku "digoda" banyak partai lain.

"Memang banyak dari berbagai parpol yang hubungi saya. Namun saya tetap tegal lurus, tunduk terhadap Ketua Umum saya (Setelah tak mendapatkan rekomendasi sebagai Cagub Jateng)," tuturnya.

Musthofa menyebut, kesetiaannya terhadap PDIP adalah sesuatu yang mutlak. "Saya 2003 mencalonkan (sebagai bupati Kudus) gagal, panjenengan lihat saya pindah partai? Pada 2008 dan 2013 saya berhasil dan 2018 saya (mengantarkan) daftarkan (Masan-Noor Yasin). Sebagai petugas partai saya tunduk kepada ketum saya," tandasnya.

Oleh karenanya, ia mengaku siap untuk menyukseskan Cagub-Cawagub yang diusung partainya yakni Ganjar Pranowo dan Taj Yasin.
"Jangankan tidak mendapat rekomendasi, saya disuruh hari ini berhenti jadi bupati, saya laksanakan. Jadi saya siap menangkan Mas Ganjar," ungkapnya.Sebelum mengakhiri sesi wawancara, Musthofa mengaku percaya akan mendapatkan rekomendasi lain dari PDIP."Saya percaya dengan kebaikan dan budi baik ketum saya. Bu Megawati Sukarnoputri amat cermat dan amat jeli, melihat kader yang sungguh-sungguh. Sehingga saya yakin saya dipersiapkan (untuk mengisi) di tempat lain," pungkas Musthofa.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler