Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Gasebu merupakan gerakan donasi untuk biaya kampanye Sudiman Said sebesar Rp 10 ribu per orang. Deklarasi gerakan ini dilakukan di Kota Semarang, Minggu (8/4/2018).

Sudirman Said menyebut, saweran ini sebagai bentuk dari demokrasi partisipasi warga untuk menekan mahalnya biaya politik yang tinggi.

“Kami prihatin betul sampai hari ini banyak kepala daerah ketangkap KPK. Dan itu dikarenakan biaya politik tinggi. Calon yang masuk ingin kejar jabatan, sehingga kita ingin menerobos itu, biaya politik betul, saya juga bukan orang yang punya uang,” katanya.

Ia yakin, dengan Gasebu bisa menjadi inspirasi daerah lain, mengingat politik adalah upaya untuk mengabdi, bukan sekedar jabatan. Dirman menyebut, hasil donasi ini nantinya akan dilaporkan ke KPU.

”Kita ingin mengetuk kesukarelaan warga, hasil dari Gasebu ini dirapikan, dicatat dan dilaporkan ke KPU, dan ini digunakan untuk berbagai keperluan kampanye politik,” ujarnya.Sebagai bentuk keseriusan saweran “Gasebu” Sudirman Said didampingi pimpinan dan tokoh relawan menggelar kain untuk saweran para relawan yang hadir dalam deklarasi tersebut. Menurut dia, saweran juga bisa dilakukan melalui laman website www.saweranjateng.id.Dalam kesempatan tersebut, Sudirman juga membacakan kontrak sosial politik yang berisi empat poin utama. Yakni menjadi pemimpin rakyat, melakukan penguatan rakyat, mendengar aspirasi dan berkomitmen untuk merealisasikan 22 program janji kerja.Penandatanganan tersebut dilakukan dihadapan 650 relawan lintas jaringan dari 35 kabupaten dan kota di Jateng. Ratusan relawan tersebut di antaranya mulai dari gerakan majelis desa, rembug reboan, hingga gerakan kemandirian Oke Oce Ayo Obah.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler