Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam pembicaraan tersebut, Gus Mus menyinggung tentang UU MD3 yang saat ini sedang ramai diperbincangkan. Menurutnya, anggota legislatif sama dengan kepala pemerintahan atau kepala daerah yang tidak boleh antikritik.

”DPR itu kan wakil rakyat, majikannya ya rakyat. Kalau tidak mau dikritik, ya jangan jadi wakil, lebih baik jadi rakyat," terangnya.

Kepada wartawan, Ganjar mengungkapkan inti pesan dari Gus Mus adalah mengingatkan agar jika menjalankan birokrasi tidak fakir. "Pesannya Gus Mus itu selalu begitu, simpel tapi makjleb. Mengingatkan akan ada selalu manusia yang butuh, jika kebutuhan tidak terpenuhi, maka yang muncul adalah perilaku yang buruk. Ini harus dihindari," terangnya.

Ganjar menegaskan bahwa kedatanganya ke Gus Mus bukan untuk membicarakan soal Pilgub 2018. Setiap kali melewati Rembang, ia berusaha menyempatkan diri berkunjung. Ditambah lagi, setiap hari Jumat, Gus Mus selalu menggelar pengajian.

"Jika ke Rembang itu saya selalu mampir, sowan Gus Mus. Kebetulan hari ini Jumat, pas pengajian. Sekalian bersama Gus Yasin yang juga cucu Gus Mus. Ya kita ngopi-ngopi aja sambil cerita yang lucu-lucu," paparnya.Ia juga memastikan tak ada pembahasan Pilgub Jateng. Namun lebih pada persoalan dalam negeri. ”Ngomong politik sama Gus Mus itu sudah sejak dari dulu, bukan ujug-ujug atau tiba-tiba. Tapi ngomongnya bukan soal blok sana, blok sini tapi soal pemerintahan yang baik, pesan dan catatan Gus Mus itu juga jadi pegangan bagi saya," kata Ganjar.Menurutnya, cara Gus Mus menyampaikan pesan selalu unik dan harus bisa diterjemahkan sendiri. "Ya seperti MD3 itu, jelekin DPR ya jelekin rakyat, soalnya kan itu wakil rakyat. Pesan politik yang enteng tapi harus diterjemahkan. Harus dewasa, harus bisa bawa diri," jelasnya.Sebelum berkunjung ke Gus Mus, Ganjar sarapan di Nasi Rawon Pak Brengos dan mengunjungi Pasar Kota Rembang. "Rawon dan pasar ini bersejarah bagi saya. Dulu 2013, saya kampanye pada bertanya, bapak siapa. Tapi sekarang sudah pada datang dan mengajak selfie," pungkas Ganjar.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler